Ingin Sekali Seumur Hidup Pakai Seragam 'Merah Putih' - FORUM BOBOTOH PERSIB BANDUNG
Headlines News :
Home » » Ingin Sekali Seumur Hidup Pakai Seragam 'Merah Putih'

Ingin Sekali Seumur Hidup Pakai Seragam 'Merah Putih'

Written By indra sandra irawan on Friday, May 17, 2013 | 12:35 PM


bobotoh-go.blogspot.com - Tim yang akan mewakili Indonesia di Homeless World Cup adalah mereka yang berasal dari kalangan miskin kota dan ODHA. Mereka bermimpi merasakan memakai seragam 'Merah Putih' sekali seumur hidup.

Itulah salah satu motivasi umum dari para pemain yang mengikuti seleksi untuk tim Indonesia, yang untuk ketiga kalinya akan mengikuti turnamen street soccer bertajuk Homeless World Cup, yang tahun ini akan digelar di Polandia.

Dalam melakukan seleksinya, Rumah Cemara selaku national organizer tak cuma melihat potensi dan kemampuan pemain secara teknis, tapi juga nonteknis yang menyangkut karakter dan motivasi mereka untuk membuat sebuah perubahan dalam hidupnya.

"Karena misi kami dalam event ini jelas, bagaimana melalui sepakbola tumbuh tekad kuat untuk mengubah hidup setiap individunya. Misi lebih besarnya lagi adalah segala keterbatasan dan masalah yang dimiliki tidak menjadikan penghalang untuk berbuat lebih baik, untuk diri sendiri maupun orang lain," demikian disampaikan Febby Arhemsyah dari tim manajemen Rumah Cemara dalam perbincangan dengan detiksport, Jumat (17/5/2013).

Febby dan dua rekannya bertugas menyeleksi para pemain dari sisi nonteknis tersebut. Selama dua hari pada minggu lalu mereka mewawancara 16 pemain terpilih dari turnamen League of Change -- dan telah menemukan 10 pemain terbaik.

Dari kalangan miskin kota, sebut Febby, kebanyakan dari mereka pengangguran. Sedangkan dari ODHA (pengidap HIV/AIDS) dan (mantan) pengguna narkoba, mereka umumnya beraktivitas di berbagai komunitas terkait.

"Ada yang cari uang dengan jadi calo angkot, ngojek, bantu-bantu sablon ketika ada order, dan lain-lain. Kerja serabutan lah. Tapi mereka sangat hobi main bola di tempatnya masing-masing. Ada yang sampai mencari uang dengan rutin main bola tarkam.

"Ada peserta dari Makassar, ia bisa ikut seleksi di Bandung ini setelah mendapatkan sumbangan ongkos dari teman-temannya di sana," tutur Febby yang tahun lalu menjadi manajer tim di Meksiko City, saat Indonesia menembus babak semifinal.

Adapun yang dari kalangan ODHA dan pengguna narkoba, keinginan mereka adalah terbebas dari stigma masyarakat terhadap kelompok mereka.

"Mereka menyesal dan ingin kembali ke jalan yang benar. Jika sepakbola bisa mengubah hidup, mereka akan melakukan itu karena mereka sangat ingin menunjukkan bahwa mereka bisa hidup bersama masyarakat yang lain, berbuat lebih baik."

Usia termuda pemain yang diseleksi adalah 18 tahun, yang paling tua 41. Sebagian sudah berkeluarga, sebagian lain belum.

"Yang membuat kami tim panelis terharu adalah, hampir semua pemain memiliki cita-cita yang sama: pergi ke luar negeri dan memakai kostum 'Merah Putih', membela negara. Mereka tahu entah kapan bisa mewujudkan mimpi itu, walapun sekali seumur hidup. Tapi kalau ini adalah kesempatan langka itu, mereka siap memperjuangkannya," imbuh Febby.

Indonesia sudah dua kali berpartisipasi dalam Homeless World Cup. Di Paris 2011 mereka menempati peringkat keenam dan menyabet dua penghargaan: tim pendatang baru terbaik dan pemain terbaik atas nama Ginan Koesmayadi. Tahun lalu di Mexico City, mereka baru terhenti di babak semifinal setelah dikalahkan Brasil. Tim ini juga meraih gelar pelatih terbaik.
Homeless World Cup adalah turnamen street soccer internasional untuk kalangan tuan wisma (homeless) yang sudah digelar sejak 2003, yang setiap tahunnya diikuti puluhan negara. Indonesia mendapat keisitmewaan sebagai negara pertama yang timnya juga mengikutsertakan orang-orang ODHA dan pengguna narkoba.

Menurut Ginan yang merupakan Founder and co-Director Rumah Cemara, Indonesia gagal mengikuti undangan pertama di tahun 2010 karena ketiadaan dana. Mereka juga nyaris tak jadi mengirim tim di edisi 2011 karena kendala serupa, sebelum akhirnya mendapatkan donasi dari sejumlah pihak. Tahun lalu Rumah Cemara bisa berangkat setelah memperoleh bantuan dari beberapa perusahaan swasta dan mengumpulkan sumbangan langsung dari masyarakat, karena dukungan dari tidak ada dukungan dari pemerintah.
Share this article :

1 comment:

  1. haaa, ane juga kepengen pake baju garudag. kapan ya?

    ReplyDelete

LOWONGAN KERJA TERBARU 2013

525755 518104371583540 1760811584 n

Popular Posts

 
Support : Creating Website | LenteraHitam | Bobotoh Persib
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. FORUM BOBOTOH PERSIB BANDUNG - All Rights Reserved